Tentang Hadir, dan Bunga yang Tak Berisik
Sebuah refleksi tenang di malam hari bersama bunga Wijaya Kusuma. Tentang hadir sepenuhnya, dan makna dalam hal-hal yang singkat.
Tentang Hadir, dan Bunga yang Tak Berisik Read Post »
Sebuah refleksi tenang di malam hari bersama bunga Wijaya Kusuma. Tentang hadir sepenuhnya, dan makna dalam hal-hal yang singkat.
Tentang Hadir, dan Bunga yang Tak Berisik Read Post »
Ada hari-hari saat segalanya terasa terlalu berat, dan kamu cuma ingin diam. Tapi mungkin, lewat tulisan ini, kamu bisa menemukan teman seperjalanan — dan secercah arah untuk tetap melangkah.
Ketika Dunia Terasa Berat, Ini yang Bisa Kamu Lakukan Read Post »
Dari memanjat tembok sekolah demi kabur dari pelajaran membosankan, sampai kini mengintip kehidupan orang lewat media sosial—perjalanan kita dengan ‘pagar’ ternyata panjang. Apa sebenarnya yang ingin kita jaga? Dan mengapa terkadang justru kita sendiri yang membuka pintu terlalu lebar?
Kenangan Tembok Sekolah dan Pelajaran Privasi yang Tak Terduga Read Post »
Saat rasa percaya yang dalam berubah menjadi luka, kebencian dan mimpi buruk datang menghantui. Namun perjalanan menerima dan memaafkan membawa aku menemukan kedamaian dan kekuatan baru. Ini cerita tentang bagaimana aku, Anjani, bangkit dari retak untuk melangkah dengan hati yang lebih ringan.
Saat Marah Tak Lagi Memegang Kendali Read Post »
Apa yang tersisa saat lingkaran pertemanan mengecil? Mungkin justru ruang hati yang membesar. Sebuah refleksi tentang hadir, pergi dan tetap tinggal.
Tentang Lingkaran yang Menyusut dan Hati yang Membesar Read Post »